- Berita Bawaslu ›
- Tingginya Pelanggaran di Sulawesi Selatan Bukan Berarti Pemilunya Kacau : Fritz
Tingginya Pelanggaran di Sulawesi Selatan Bukan Berarti Pemilunya Kacau : Fritz

Tingginya Pelanggaran di Sulawesi Selatan Bukan Berarti Pemilunya Kacau : Fritz.
Makassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menampik stigma pemilu di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dianggap kacau. Hal ini disebabkan tingginya angka pelanggaran pidana di Sulsel.
Fritz bercermin Pemilu 2019 yang disebutnya terdapat 346 orang yang sudah divonis melakukan pelanggaran pidana. Dari angka tersebut, menurut Fritz, Sulsel menjadi daerah yang paling banyak kasus pidananya dengan jumlah 42 kasus. Dia membandingkan dengan daerah lain seperti Jawa Timur dan Sumatra Utara yang jumlah pemilihnya lebih banyak ketimbang Sulsel, namun jumlah pidananya di bawah 10 kasus.
Sumber: https://bawaslu.go.id/id/berita/fritz-tingginya-pelanggaran-di-sulsel-bukan-berarti-pemilunya-kacau
Juknis Perekrutan Panwas Desa/Kelurahan Jangan Persulit Calon Pelamar - Abhan Bawaslu
Abhan: Pemilihan Langsung Lebih Demokratis & Hasilkan Pilkada 2020 Berkualitas
Bawaslu dan CIMD Inggris Bahas Penanganan Disinformasi Digital dalam Pemilu
Bagja Meminta 6 Program Bawaslu Ini Ditingkatkan Jelang Pilkada 2020
Pojok Bawaslu Jateng Muncul di Perpus FH Universitas Semarang
Templates by: Aplikasi Bisnis Online